Makanan Timor Leste dikenal unik dengan sentuhan rasa Asia Tenggara, Eropa hingga Arab. Selain beras, masyarakat Timor Leste juga membudidayakan makanan pokok dari jagung, ubi jalar, ubi kayu dan talas. Nah, beberapa kuliner unik berikut ini wajib Anda coba bila berkunjung ke Timor Leste. Selain unik, rasanya dijamin lezat dan bikin ketagihan.
1. Caldeirada

Makanan tradisional Timor Leste ini merupakan stew yang terbuat dari daging sapi atau daging kambing. Stew daging sapi ini dibumbui dengan cabe merah besar, tomat, garam, merica, cuka dan bir. Terkadang caldeirada juga disajikan dengan bahan tambahan kentang dan wortel. Selain daging kambing dan sapi, caldeirada juga ada yang dibuat dari seafood atau ikan putih. Caldeira biasa disantap bersama dengan roti sebagai pengganti nasi.
2. Batar Nurak

Batar Nurak merupakan bubur jagung khas Timor Leste yang disajikan dengan tambahan daun singkong dan kangkung. Bubur jagung ini dinikmati dengan ikan maran goreng (ikan asin kering) dan sambal tomat. Batar Burak memiliki tampilan yang menyerupai dengan bubur tinotuan hanya saja tidak menggunakan beras.
3. Batar Daan

Selain batar nurak, makanan tradisional Timor Leste lainnya adalah batar daan. Kalau batar nurak menggunakan campuran berupa daun singkong, batar daan merupakan bubur jagung yang menggunakan campuran daging sapi, kacang tanah, belimbing wuluh dan sayuran. Selain dijadikan bubur, masyarakat Timor Leste juga sering mengolah jagung menjadi batar tunu atau jagung bakar.
4. Ikan Bakar dan Ketupat

Kuliner Timor Leste yang paling banyak dijual di pinggir jalan biasanya berupa kuliner bakar-bakaran (grill). Anda bisa menemukan berbagai kuliner bakar seperti ikan bakar (udang, cumi dan ikan terbang atau ayam di sepanjang Pantai Kelapa, di sisi Avenida de Portugal (dekat Pertamina Wharf, red). Ikan atau ayam bakar ini dijual di kisaran harga rata-rata 25-50 centavos atau sekitar Rp. 2.500 hingga Rp. 5.000. Uniknya lagi, sajian ikan bakar ini disantap dengan ketupat seharga Rp. 25 centavos. Ketupatnya sendiri sudah dibumbui dengan sedikit kunyit sehingga rasanya lebih gurih. Terkadang ketupat ini juga disantap dengan sambal botol. Kuliner ikan bakar ini mudah ditemui di banyak tempat dan dijual berdampingan dengan penjual jagung bakar (bataar tunu) dan jagung rebus.
5. Roti Pa’un

Roti pa’un bisa dimakan langsung begitu saja sebagai teman minum kopi, tanpa selai dan tanpa mentega. Untuk menambahkan sedikit rasa, Anda bisa mengoleskan selai nanas atau mentega dan gula pasir ke permukaan roti yang terbuat dari gandum ini.Harga roti pa’un pun cukup murah, Anda bisa membelinya di pasar dengan harga sekitar Rp. 2.500 untuk tiga roti.
Sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-timor-leste/