- RENDANG
Masakan khas dari Minangkabau, Sumatera Barat, yang menjadi menu makanan wajib di setiap restoran Padang ini memiliki cita rasa gurih dan pedas. Sepotong daging yang dibalut bumbu rempah khas membuat rendang sungguh memiliki kenikmatan yang hakiki.
Makanan yang terdiri dari bahan daging (biasanya daging sapi), daun kunyit, daun jeruk, serai, pekak atau kembang lawang, kelapa parut sangrai, santan, dan juga minyak goreng ini merupakan salah satu makanan khas dari Indonesia yang kelezatannya sudah sangat mendunia dan juga favorit banyak orang di Indonesia, rendang.
Rendang jika di daerah asalnya Minangkabau, selain untuk konsumsi sehari-hari ternyata juga sering dibawa untuk bekal orang-orang di sana yang berpergian ke luar negeri. Hal tersebut dilakukan karena rendang dapat bertahan dengan lama.
Rendang kian masyhur dan tersebar luas jauh berkat budaya merantau suku Minangkabau. Mereka yang pergi merantau selain bekerja sebagai pegawai atau berniaga, banyak di antaranya juga yang berwirausaha membuka rumah makan Padang di negara tetangga hingga bahkan benua Eropa dan Amerika. Hal inilah yang memperkenalkan rendang serta hidangan Minangkabau lainnya secara meluas dan akhirnya mendunia.
Masuk ke dalam World’s 50 Delicious Food versi CNN, kelezatan rendang memang sudah tidak perlu diragukan lagi, karena terbukti jika ada festival kuliner Internasional rendang banyak dicari untuk dicicipi.
2. KERAK TELOR
Kerak telur adalah makanan asli daerah Jakarta (Betawi), dengan bahan-bahan beras ketan putih, telurayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.
3. NASI PADANG
Nasi Padang adalah nasi putih yang disajikan dengan berbagai macam lauk pauk khas Indonesia. Padang merujuk pada ibu kota provinsi Sumatra Barat, kampung halaman orang Minangkabau. Nasi Padang adalah sebuah hidangan yang disajikan secara lengkap secara prasmanan dengan daging, ikan, sayuran, dan makanan pedas dimakan dengan nasi putih, itu adalah komoditas ekspor paling terkenal dan masyarakat minangkabau mempunyai kontribusi yang besar untuk masakan Indonesia.
Restoran Padang biasanya ditandai dengan bangunan bergaya Rumah Gadang (atapnya yang lonjong dan melengkung) dan gaya khas etalasenya. etalase Nasi Padang di depan restoran biasanya terdiri dari piring dan mangkuk yang ditumpuk sedemikian rupa, ditata dan diisi dengan berbagai hidangan.. Restoran Padang, terutama yang kecil-menengah, biasanya memakai nama-nama dalam bahasa Minang.
Nasi Padang adalah bagian yang tak terpisahkan dari aparatur negara Indonesia’ istirahat makan siang di daerah perkotaan; ketika harga Nasi Padang di wilayah Jakarta dan sekitarnya dinaikan pada tahun 2016, pegawai negeri sipil kotamadya jakarta menuntut uang lauk pauk (uang makan, sebagai komponen gaji pns) akan dibangkitkan juga.
Nasi Padang yang disajikan di restoran Padang mudah ditemukan di berbagai kota di Indonesia seperti di, Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua, ke negara-negara tetangga Malaysia dan Singapura, dan Australia karena masyarakat Minangkabau memiliki tradisi merantau (imigrasi) memberikan kontribusi terhadap penyebaran perantau Minang melampaui batas kampung halama mereka di Sumatra Barat. Berdasarkan CNN Travel, Nasi Padang yang terdaftar sebagai salah satu dari 40 makanan yang mana masyarakat singapure tidak bisa hidup tanpa itu.
4. NASI PENYET
Nasi Ayam Penyet adalah makanan khas Indonesia dari daerah Jawa Timur. Pada asalnya makanan ini dibuat dari tempe yang direndam dalam air kaldu dengan bumbu garam dan ketumbar. Tempe tersebut kemudian digoreng dan setelah masak disajikan dengan sambal. Lama kelamaan makan ini telah di olah, di tambah pula dengan ayam dan ulam-ulaman dan di hidangkan bersama nasi dan sambal.
Kini ianya cukup popular, bukan sahaja di Indonesia, malahan telah menambat hati rakyat Malaysia.
5. PEMPEK PALEMBANG
Pempek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari daging ikan yang digiling lembut dan tepung kanji(secara salah kaprah sering disebut sebagai “tepung sagu“), serta beberapa komposisi lain seperti telur, bawang putih yang dihaluskan, penyedap rasa dan garam. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa penganan pempek pusatnya adalah di Palembang karena hampir semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya.
Pempek bisa ditemukan dengan sangat mudah di seantero Kota Palembang ada yang menjual di restoran, ada yang di pinggir jalan, dan juga ada yang dipikul. Tahun 1980-an, penjual biasa memikul satu keranjang penuh pempek sambil berjalan kaki berkeliling menjajakan makanannya.




